« Ikhwal Patung Polisi dan Polusi | Main | Belajar Bonek dari Daqing »

Got to pray lot more for kid like Kila

Kemarin ada kejadian yang membuat jantung kami serasa berhenti berdetak. Tidak pernah terbayangkan seandainya sesuatu yang buruk menimpa dirinya. Ceritanya, siang hari ketika eyang kakung dan eyang putri Kila baru saja pulang dari bepergian. Saat mau turun dari mobil eyang putrinya melihat Kila duduk di balkon lantai dua, di luar tembok pembatas lantai dengan genting depan, dengan santai dan asiknya bersandar pada tembok, melambai-lambai ke arah eyang putrinya.

Astaghfirullah! Ya Allah Ya Rabbi! ternyata Kila sendirian di atas situ tanpa pengawasan dari orang dewasa. Hanya berteman Nonik, gadis berumur 3 tahun anak pembantu kami. Tidak terbayangkan seandainya Kila berusaha ke arah eyangnya. Jauh-jauh kami singkirkan pikiran buruk itu dari benak.

Eyang putrinya dengan gegap gempita berteriak-teriak kepada pembantu kami untuk segera mengambil Kila dari tempat berbahaya itu. Untungnya dia cepat dan tanggap. Tanpa kepanikan dan dengan tingkat kewarasan yang tinggi dia ambil Kila secara perlahan dan tidak mengejutkan. Kebayang kan, kalau pembantu kami itu panik, bisa-bisa Kila kaget dan... Pikiran itu juga kami buang jauh-jauh.

Hanya berterima kasih selalu pada Tuhan yang masih melindungi putri kami. Kejadian itu membuat kami tersadar, we've got to pray lot more for such lovely fearless kid like Kila. Semoga Tuhan selalu memberi perlindungan buat Kila.

Sampai sekarang nggak habis pikir, bagaimana Kila, anak yang baru berumur 20 bulan bisa memanjat tepian guci yang tipis untuk dapat melewati tembok pembatas. Sedangkan Nonik yang berumur 3 tahun saja kesulitan, apalagi kakaknya, Arki yang berumur 3,5 tahun. Selain kesulitan tambah lagi si Arki lebih penakut dari Kila.

Lagi, semoga Tuhan selalu memberi perlindungan, kesejahteraan, kesehatan, dan kemuliaan buatmu Kila.

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .